PERAYAAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW: SIFAT TAWADHU DALAM MENCINTAI RASULULLAH

Cover Image

"Dan tidaklah seseorang merendahkan diri (tawadhu') karena Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajatnya." 

(HR. Muslim dan Ahmad)

          * * *

Jum'at, 28 Agustus 2026. SMP Negeri 15 Tegal mengadakan sebuah acara dalam memperingati bulan kelahiran manusia mulia di muka bumi ini. Kelahiran sesosok iman akhir zaman, pembawa risalah akhir, dan pembawa syafaat kelak di hari akhir nanti, Nabi Muhammad SAW. Acara di buka dengan pembacaan ayat-ayat Al-Barzanji dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ahmad Al-baihaqi dalam pembukaan utama acara maulid nabi. 

Dalam kegiatan kali ini, pihak sekolah mendorong seluruh siswanya untuk memeriahkan, mengisi, dan berpartisipasi dalam kegiatan yang amat mulia ini. Dalam suasana khidmat Mushola Al-Fattah, siswa-siswi SMP Negeri 15 Tegal melantunkan kalimat-kalimat mulia: berisikan pujian kepada Nabi Muhammad, beserta keluarga dan para sahabatnya. Lantunan sholawat yang diisi oleh tim hadroh SMP Negeri 15 Tegal itu terus membumbung tinggi di langit, menciptakan atmosfer perayaan maulid yang sungguh amat meriah. 

Ustadz Sukartono, selaku pengisi acara utama peringatan maulid ini turut hadir mengisi acara ini dengan gaya bahasanya yang elok. Berbagai humor islami terus beliau lontarkan. Meski sebuah humor, di dalamnya terkandung begitu banyak makna tentang perayaan kali ini. Tema untuk tausiah kali ini adalah, Cinta Kepada Rasulullah. Tema ini berakar pada akhlak baginda Nabi, sifat-sifatnya, dan tentang adab menyantuni anak yatim sebagaimana yang senantiasa Nabi ajarkan. Pada selipan tausiah kali ini, terdapat kalimat yang menjadi ide pokok yang tersambung ke beberapa bagian, yaitu mengenai sifat tawadhu’ Rasulullah. Rasulullah senantiasa bersikap rendah diri kepada siapapun tanpa memandang status sosial mereka, beliau senantiasa memberikan sedekah kepada anak yatim sebagaimana sikap tawadhu'nya dan beliau tak pernah menganggap dirinya itu lebih tinggi dari yang lain.

Di pertengahan acara, Ustadz Sukartono menyelipkan kuis berhadiah uang bagi siswa-siswi yang beruntung. Pertanyaannya sangat mudah, hingga kemudian seorang siswa dari kelas 9C datang menghampiri dan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh Ustadz Sukartono. Dengan lantang, ia berhasil menjawab benar pertanyaan itu. Tawa riang dan gemuruh tepuk tangan turut serta merayakan seorang siswi tersebut dengan membawa pulangnya hadiah pemberian dari jawaban pertanyaan.

Acara keagamaan ini dilangsungkan dengan kolaborasi antara pihak sekolah dan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Kegiatan ini juga memiliki latar belakang yang amat mulia bagi generasi muda, yaitu bimbingan mental serta agama. Dengan diadakan acara tersebut, diharapakannya siswa-siswi SMP Negeri 15 Tegal dapat menerapkan akhlak baginda Nabi, dan juga sifat tawadhu' nya terhadap sesama teman, guru, dan juga para karyawan SMP Negeri 15 Tegal. 

“Acaranya seru sekali, berjalan tertib meski terdapat beberapa kericuhan yang terjadi. Namun, kericuhan tersebut dapat diselesaikan. Hingga saya mendapatkan nilai-nilai yang tak pernah dilupakan, saya dapat memperkuat silaturahim saya dengan beberapa teman alumni sekelasnya dan juga ilmu keagamaan saya terus bertambah.” Ucap Nadya, salah satu siswi SMP Negeri 15 Tegal yang turut serta memeriahkan acara maulid nabi kali ini. 

Dengan demikian, kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMP Negeri 15 Tegal ini, akan senantiasa menjadi salah satu agenda kegiatan rutin keagamaan yang akan terus konsisten hingga masa-masa mendatang dengan nilai sikap tawadhu sebagai cerminan menghidupkan agama islam dan perilaku mencintai Rasulullah. 


Satria Fatkhurozak, dkk